Home Sepak Bola Bento Bidik Asprov PSSI Sumut

Bento Bidik Asprov PSSI Sumut

122
Beni Tomaso berniat maju sebagai bakal calon Ketum Asprov PSSI sumut periode 2022-2026. Foto/ Ist

Terasmedan – Beni Tomasoa bertekad maju sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI Sumut. Targetkan perbaikan melalui sederet program dinilai mendasar.

Mantan penjaga gawang sekaligus menejer tim di PSMS Medan ini mengkoarkannya saat berdiskusi dengan beberapa perwakilan klub klub, Askab juga Askot bahkan mantan pemain di Hotel Danau Toba, Kamis (27/1/2022) sore.

Bento sapaan akrab pria Ambon kelahiran Sumut ini, membuka diri guna mendengarkan apa yang menjadi permasalahan selama ini di persepakbolaan Sumut.

“Saya ingin mengabdi. Bagaimana caranya supaya bisa berkontribusi untuk Sumut. Saya Ambon tapi lahir dan besar di Sumut ini. Maka saya ajak semua bersatu bagaimana membangun sepak bola ini,” urai Bento.  

Di momen itu, beberapa perwakilan klub hadir termasuk yang berkompetisi di Liga 3 lalu. Keresahannya nyaris sama terkait biaya mengikuti kompetisi yakni tuan rumah bersama.

Pasalnya, klub harus bersusah payah mengikuti kompetisi. Dan, berharap ke depan biayanya tidak dibebankan kepada klub.

“Kami berharap home away seperti dulu. Warga sekitar bisa nonton. Jadwal juga harus disesuaikan. Jangan seperti kemarin main setiap hari,” keluh Ismail dari Tebing Tinggi.

Selain perwakilan klub dan askot/askab, juga hadir beberapa mantan pemain hingga pelatih PSMS. 

Slamet Riyadi bekas bek PSMS dan timnas mengatakan Asprov juga harus memikirkan soal sepak bola putri.

“Sumut tuan rumah 2024, putri kemungkinan main di Medan, gak mungkin di Aceh. Tolong diperhatikan dengan kompetisi sepak bola putri di Sumut,” Slamet mengingatkan.  

Tak hanya itu, Badiaraja Manurung, mantan pemain timnas era 70-an menyebut jika kegagalan di PON 2020 lalu harus jadi cambuk untuk berprestasi di PON 2024.

“PON Papua kemarin kita gugur di enam besar. Dengan munculnya Beni Tomasoa, berniat membangun sepak bola dengan catatan tidak berbasis politik. Kita butuh sosok yang bisa memperbaiki dengan visi misi sepak bola Sumut di dalam jalur prestasi,” ungkap Manurung.  

Bento sikapi hal itu akui memikirkan solusi dengan persiapkan program mendasar.

“Kita bersyukur ada beberapa voter dan pemilik klub hadir. Supaya kita tahu apa yang menjadi permasalahan,” sambut Bento.

Dijabarkan dia, ada beberapa poin pemikiran yang sejalan dengan keinginan klub seperti kompetisi Liga 3 dan Piala Soeratin tanpa dikutip biaya, peningkatan pembinaan usia dini berjenjang, peningkatan SDM pelatih dan wasit, melaksakan workshop-workshop, kongres tahunan, persiapan tim PON Sumut 2024 dengan target juara, peningkatan komunikasi digital melalui aplikasi dan menjalin kerja sama dengan sponsorship.

“Saya siap maju. Saya tidak punya kepentingan apapun terlebih politik. Saya gak mau omong kosong. Saya juga siap membuat perjanjian,” tuntas dia. (*)