Home Kesehatan COVID-19 di Kudus, Desa Zona Merah Tinggal Dua

COVID-19 di Kudus, Desa Zona Merah Tinggal Dua

175
Zona merah di Kudus tinggal dua desa. Foto: Ist

Terasmedan  – Setelah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, merupakan zona Merah Covid-19 di Jawa Tengah pada awal Juni lalu dengan rekor 1200-an kasus aktif, kini jumlah desa di Kabupaten Kudus, yang masuk zona merah penyebaran virus Corona berkurang.

Satgas Penanganan COVID-19 Kudus menyebutkan kini tinggal dua desa di Kudus yang masuk zona merah.

“Sudah tinggal dua desa, terdiri dua Desa Mijen (Kecamatan Kaliwungu) dan Payaman (Kecamatan Mejobo) itu zona merah. Tinggal 21 rumah (yang terkena Corona),” kata Komandan Satuan Tugas Posko Gabungan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus, Mayor Kav Jones Fery Manurung, di posko yang terletak di kawasan Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (24/6/2021).

Padahal, katanya, semula seluruh desa di Kecamatan Kaliwungu dan Mejobo zona merah. Saat ini tinggal dua desa yang zona merah. Sedang desa lainnya masuk zona oranye, kuning, dan ada yang hijau. “Sebenarnya sudah berusaha semaksimal mungkin membuat zona merah menjadi zona hijau,” lanjut Manurung.

Manurung mengatakan tim gabungan selama hampir tiga pekan di Kudus sudah bekerja keras. Terutama untuk melakukan pemantauan di desa-desa yang beresiko tinggi penyebaran virus Corona. “Kita lakukan pemantauan secara khusus. Kita akan selesaikan sampai zona hijau,” ujarnya.

Tindakan yang dilakukan termasuk memberi bantuan bantuan makanan, pengobatan, psikologisnya, supaya jadi hijau tidak. Makanya, kata Manurung, bisa berkurang zona merah. “Targetnya minggu ini harus selesai, harus hijau (desa yang zona merah),” kata dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo menambahkan, pemerintah kabupaten saat ini fokus untuk mengaktifkan isolasi terpusat di Kudus. Pemkab telah meminta di masing-masing desa agar menyiapkan tempat isolasi terpusat. “Kita berusaha untuk mengaktifkan isolasi terpusat di wilayah,” ujar Budi.

Menurut dia, minimal satu desa ada 20 tempat tidur, dan ini diharapkan bisa menampung masyarakat yang kurang mampu dan tempatnya kurang menunjang. “Diharapkan isolasi terpusat ini bisa memberi efek nyaman dan bisa mendorong untuk proses penyembuhan,” kata Budi di posko gabungan penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus.

Sebelumnya jumlah desa zona merah COVID-19 di Kudus yang semula 60 sempat bertambah menjadi 80. “Bertambah jadi 80 zona merah, ini lebih merata,” ujar Bupati Kudus HM Hartopo kepada wartawan di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (14/6).

Selain penduduk, sebanyak 350 dokter dan petugas medis di Kabupaten Kudus juga terinfeksi Covid-19, meski mereka sudah divaksinasi.#

Sumber: Detik.com