Home Headline Donald Trump Akan Bikin Media Sosial Baru: TRUTH Social

Donald Trump Akan Bikin Media Sosial Baru: TRUTH Social

108
Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump. Foto/ist

By RFX – 21 Oktober 2021

Trump diduga akan menggunakan media sosial baru untuk maju kembali dalam pemilihan presiden Amerika 2024.

Terasmedan – Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, mengumumkan akan membuat media sosial baru dengan nama TRUTH Social. AFP melaporkan, TRUTH Social akan berada di bawah naungan Trump Media & Technology Group (TMTG)

Saya menciptakan Truth Social dan TMTG untuk melawan Big Tech,” kata Trump dalam pernyataan resminya.

Di mengatakan, kita hidup di dunia di mana Taliban punya banyak ruang di Twitter. “Namun, Presiden Amerika favorit Anda telah dibungkam. Ini tidak bisa diterima,” katanya.

Trump Media menyatakan, kemungkinan jejaring sosial ini akan diluncurkan bulan depan, tapi sudah tersedia untuk prapesan di Apple Store. Selain itu, juga akan dirilis aplikasi video on-demand berlangganan yang akan menampilkan program hiburan non-woke atau pandangan politik versi mereka.

Pihak Trump Media juga mengatakan akan bergabung dengan perusahaan Digital World Acquisition Corp (DWAC) untuk menjadi perusahaan publik. “Mengingat total pasar yang dapat ditangani dan pengikut Presiden Trump yang besar, kami percaya peluang TMTG memiliki potensi untuk menciptakan nilai pemegang saham yang signifikan,” kata kepala DWAC, Patrick Orlando, dalam pernyataannya.

Rencana peluncuran media sosial baru ini disebut-sebut memperkuat dugaan bahwa Trump sedang mempersiapkan diri untuk kembali ikut serta dalam pemilihan umum Amerika Serikat pada 2024 mendatang.

Dalam beberapa waktu belakangan, Trump terpantau membuat acara publik yang mirip kampanye. Dia terlihat berusaha tetap menjadi anggota Partai Republik.

Trump mendirikan media sosial baru ini setelah Facebook dan Twitter  menutup akun miliknya akibat serangan di Capitol Hill pada 6 Januari lalu. Facebook kemudian menutup akun Trump hingga dua tahun. Sementara itu, Twitter menutup selamanya akun Trump untuk menghindari risiko hasutan kekerasan lebih lanjut.

Sejak saat itu, Trump terus berusaha merebut kembali ruangnya di media sosial dan mengajukan beberapa tuntutan hukum terhadap perusahaan teknologi itu.

Pada Mei lalu Trump membuka blog berjudul: From the Desk of Donald J Trump. Namun, blog ini hanya bertahan sekitar satu bulan.#

Sumber: CNN Indonesia