Home Headline Duh! Belasan Bangkai Sapi Mengambang di Pantai Sampang Jawa Timur

Duh! Belasan Bangkai Sapi Mengambang di Pantai Sampang Jawa Timur

88
Belasan angkai sapi ditemukan mengambang di pantai Sampang, Jawa Timur. Foto/ist

Temuan belasan bangkai sapi tidak dikuburkan didarat.

Terasmedan – Warga pesisir di wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, heboh dengan penemuan belasan bangkai sapi mengambang di sekitar pantai pada Kamis (14/4). Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho menebut penemuan bangkai sapi itu pada Kamis pagi.

Semula, kata dia, warga tidak sadar jika gundukan yang terbawa arus ombak adalah bangkai sapi. “Namun setelah diteliti ternyata bangkai sapi, akhirnya warga melaporkan,” kata Budi kepada CNNIndonesia.com, Jumat (15/4).

Dalam penyelidikan polisi, terdapat 14 ekor bangkai sapi yang ditemukan dengan kondisi yang sudah membusuk. Tapi menurut warga, sapi yang ditemukan mati mengambang itu sebanyak 20 ekor.

Polisi telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Peternakan Pertanian tentang penyebab kematian sapi itu. Mereka menerjunkan dokter hewan untuk melakukan penyelidikan.  

Kami sudah melakukan penyelidikan dengan instansi terkait seperti tenaga medis hewan. Bangkai sapi ini bukan karena keracunan, tapi mati biasa,” ujarnya.

Saat ini polisi belum mengetahui asal muasal bangkai sapi itu. Sebab mayoritas penduduk setempat menjual sapi ke pasar menggunakan transportasi darat.

Kalau warga Sampang kami rasa tidak (menjual sapi menggunakan transportasi laut). Tidak tahu kalau warga kabupaten lain, seperti Pamekasan dan Sumenep. Bisa jadi sumber sapi ini dari luar Sampang,” ujar Budi.

Polisi juga berkoordinasi dengan petugas keamanan laut Polisi Air Sampang mengenai kemungkinan adanya kapal pengangkut sapi yang tenggelam di perairan Sampang. “Informasi yang disampaikan, ternyata tidak ada kejadian kapal tenggelam, atau kapal pengangkut sapi yang tenggelam,” katanya.

Bangkai sapi itu pada akhirnya tidak dievakuasi ke darat lalu dikubur, melainkan ditenggelamkan di tengah laut. Tindakan itu dilakukan berdasarkan pertimbangan sejumlah pihak.

Dibantu warga dan aparat lain, bangkai sapi digiring ke laut lalu ditenggelamkan. Seban kalau dibawa ke darat akan banyak memakan waktu. Sapi itu tentu harus dikuburkan massal menggunakan alat berat,” ujar Budi.#