Home Hukum Kapolda Sumut: Pembunuhan Ketua MUI Labura Bermotif Dendam

Kapolda Sumut: Pembunuhan Ketua MUI Labura Bermotif Dendam

53
Foto: Ilustrasi pembunuhan

Terasmedan – Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menegaskan kasus pembunuhan terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, Aminurasyid Aruan, karena faktor motif dendam.

“Pelaku AD tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati (dendam) tidak terima dinasehati agar tidak mencuri buah sawit,” katanya saat menggelar pers rilis, Rabu (28/7).

Dari hasil pemeriksaan, Panca mengungkapkan pelaku AD memang sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Pelaku menghabisi korban saat mengendarai sepeda motor usai pulang dari ladang mengarit rumput di Jalan Utama, Lingkungan VI, Panjang Bidang II, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Selasa (27/7),” ungkapnya.

Aminurrasyid Aruan tewas dalam kondisi bagian tubuh terpotong. Dari rekaman video diketahui, Ketua MUI Kabupaten Labura ini tewas dengan posisi telungkup dan bersimbah darah, dalam keadaan kepala dan tangan terpotong, di Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura.

Dalam video itu terdengar suara seorang wanita histeris menyaksikan kejadian itu. “Ya Allah, tercincang gitu badannya. Ya Allah putus kepalanya itu. Astaghfirullah Aladzim,” ucap wanita dalam video itu.

Panca menuturkan, terhadap pelaku terpaksa ditembak petugas sebagai tindakan tegas terukur, karena berusaha melawan dan kabur saat ditangkap dari tempat persembunyiannya seusai membunuh Ketua MUI Labura itu.

“Saya tegaskan pelaku akan diberikan hukuman berat sesuai perbuatannya,” ujar Panca.

Jenderal Bintang dua ini turut menyampaikan rasa bela sungkawa dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara tersebut.

“Saya atas nama Kapolda Sumut dan jajaran turut berduka atas wafatnya Ketua MUI Labura,” katanya.#

Sumber: Waspada