Home Headline Menteri Nadiem Rancang Kurikulum Moderasi Agama, Hapus Intolerans

Menteri Nadiem Rancang Kurikulum Moderasi Agama, Hapus Intolerans

93
Nadiem Rancang Kurikulum Moderasi Agama. Foto/ist

By RFX – 23 September 2021

Intoleransi beragama dinilai sebagai dosa nomor satu dalam sistim pendidikan.

Terasmedan – Menteri Pendidikan Nadiem Makarim sedang menyiapkan materi kurikulum moderasi beragama untuk disisipkan dalam kurikulum Program Sekolah Penggerak. Nadiem mengatakan rancangan itu disusun bersama Kementerian Agama.

Sekolah penggerak merupakan program Nadiem yang dibuat untuk mengakselerasi sekolah negeri/swasta untuk bergerak satu sampai dua tahap lebih maju.

Kami sedang merancang materi terkait moderasi beragama bersama Kemenag untuk disertakan di dalam kurikulum Sekolah Penggerak,” kata Nadiem dalam acara Peluncuran Aksi Moderasi Beragama, Kementrian Agama lewat daring, Rabu (22/9).

Menurut dia, moderasi beragama sangat penting diajarkan. Sebab,  intoleransi beragama merupakan salah satu dari tiga dosa besar pendidikan di Tanah Air.

Tiga dosa ada di sistem pendidikan kita saat ini. Tiga dosa tersebut nomor satu adalah intoleransi, nomor dua adalah perundungan atau bullying dan nomor tiga adalah kekerasan seksual,” kata Nadiem.

Program sekolah penggerak tersebar di seluruh Indonesia dengan berbagai jenjang. Program sekolah penggerak di tingkat PAUD terdapat 343 sekolah, SD 1.116 sekolah, SMP 574, SLB 85 sekolah dan jenjang SMA sebanyak 382 sekolah.

Dalam situs resmi Kementrian Pendidikan disebutkan, pendampingan program sekolah penggerak dilakukan selama tiga tahun ajaran. Setelah itu, sekolah itu harus melanjutkan transformasi secara mandiri.

Nadiem mengatakan, materi moderasi beragama itu akan diuji coba kepada 2.500 sekolah penggerak. “Jumlah sekolah itu akan akan terus berkembang setiap tahun,” ujarnya.

Selain itu, konten moderasi beragama juga diberikan kepada calon guru penggerak pada Program Guru Penggerak. Dia menyebut akan menyisipkan topik kebhinekaan dan nilai-nilai moderasi beragama dalam materi pendidikan Guru Penggerak.

Guru Penggerak merupakan program yang juga dibuat Nadiem untuk mencetak kader kepala sekolah yang berkualitas.

Sangat penting peran guru penggerak. Alumninya bakal jadi pemimpin, pengawas, kepala sekolah,” ujarnya.#

Sumber: CNN Indonesia