Home Kesehatan Penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Sumatera Wajib Vaksin Covid-19

Penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Sumatera Wajib Vaksin Covid-19

70
Kartu Vaksinasi Covid-19. Foto: Ist

Terasmedan – Penumpang kereta api jarak jauh di Pulau Sumatera wajib menyertakan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama mulai diterapkan hari ini, Kamis (29/7/2021).

Namun, penumpang yang tidak atau belum divaksin karena alasan medis, tetap dapat bepergian dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis.

Public Relations KAI Joni Martinus menyebut penerapan syarat vaksinasi bagi penumpang kereta jarak jauh di Sumatera dan Jawa, sesuai Surat Edaran Kemenhub No 58 Tahun 2021. Surat edaran ini mengatur syarat perjalanan kereta jarak jauh pada daerah dengan kategori PPKM Level 3 dan Level 4.

Pengaturan level PPKM itu mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri No 24 Tahun 2021 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 25 Tahun 2021. Seluruh wilayah keberangkatan perjalanan kereta api jarak jauh di Sumatera dan Jawa masih termasuk ke dalam PPKM Level 3 dan 4.

“Syarat untuk perjalanan KA Jarak Jauh di daerah PPKM Level 3 dan 4 adalah Kartu Vaksin dan Hasil Tes Covid-19 yang Negatif,” kata Joni.

Ia menambahkan, selain syarat kartu vaksin, penumpang kereta api jarak jauh juga diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk penumpang di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin dan penumpang di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen. “Mulai 29 Juli, pelanggan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara,” ujar Joni.

Setiap penumpang harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Penumpang diwajibkanpula memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Joni menegaskan, penumpang yang tidak memenuhi persyaratan, tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan. Biaya tiket akan dikembalikan 100 persen.

Upaya lain juga turut dilancarkan PT KAI, yakni menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk kereta api jarak jauh dan 50 persen untuk KA Lokal agar terciptanya jaga jarak.

Pelanggan juga diimbau tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan. “KAI mematuhi dan mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19,” kata Joni.#

Sumber: Liputan6