Home Headline Wow! Kapolri: Anggota Polri Langgar Aturan, Pidanakan!

Wow! Kapolri: Anggota Polri Langgar Aturan, Pidanakan!

79
Polisi membanting mahasiswa saat aksi demonstrasi di Tangerang. Foto/ist

By RFX – 20 Oktober 2021

Pelanggaran oleh anggota kepolisian dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Terasmedan – Sejumlah tindakan anggota kepolisian yang diluar batas sehingga menjadi sorotan publik membuat gerah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia menegaskan bagi anggota polisi yang melanggar aturan segera diproses dengan tegas.

Perlu tindakan tegas, jadi tolong jangan pakai lama. Segera copot, PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya,” ujar Listyo, Selasa (19/10).

Dia minta tidak ada Kepala Satuan Wilayah Kepolisian yang ragu menindak anggotanya yang di luar batas. “Bila ragu, saya ambil alih,” kata Listyo.

Listyo menyatakan, anggota polisi yang tidak taat aturan bakal merusak citra dan reputasi polisi yang seharusnya bekerja untuk membantu dan melayani masyarakat. Sebab pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Polri. “Tindakan tegas ini diambil untuk membuat efek jera bagi polisi yang tidak taat aturan,” ujarnya.

Sebelumnya, terdapat beberapa kasus kekerasan dan perilaku anggota polisi yang tidak sesuai dengan kode etik profesi. Beberapa kasus mencuat ke publik belakangan ini seperti Brigadir NP yang melakukan membanting seorang mahasiswa saat unjuk rasa di Tangerang, hingga tindakan pemukulan oleh polisi di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Tidak hanya itu, proses hukum yang dilakukan polisi terhadap kasus dugaan pencabulan juga menjadi sorotan publik. Sebab kasus pencabulan terhadap tiga orang anak ini sempat diberhentikan. Kini proses penyelidikan kasus itu dibuka kembali.

Kapolri pun meminta anggotanya menerima masukan dan kritik yang dilontarkan masyarakat. “Agar aspirasi itu dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian,” kata dia.

Listyo pun memastikan Polri adalah lembaga terbuka yang tidak anti-kritik. Sehingga masukan yang bersifat membangun dapat menjadikan institusi ini lebih baik lagi.

Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.#

Sumber: CNN Indonesia