Home Headline Wow! Lomba Orasi Polri: Hari HAM, Hadiah Puluhan Juta

Wow! Lomba Orasi Polri: Hari HAM, Hadiah Puluhan Juta

13
Orasi saat aksi demokstrasi (ilustrasi). Foto/ist

By RFX – 24 November 2021

Polri membebaskan peserta lomba menyampaikan orasi dalam bentuk kritik.

Terasmedan – Setelah Polri menggelar lomba mural sebagai reaksi atas kecaman terhadap kriminalisasi pembuatan mural, kini Polri menggelar lomba orasi yang biasanya dilakukan aktivis saat aksi demonstrasi. Divisi Humas Polri menggelar lomba orasi unjuk rasa memperebutkan Piala Kapolri 2021 dalam memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia pada 10 Desember 2021.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya menggelar lomba itu untuk memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus edukasi ke masyarakat.

Memberikan wadah atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat cara menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” kata Dedi kepada wartawan, Rabu (24/11).

Dalam hal ini, kata dia, Polri membebaskan peserta untuk menyampaikan orasinya dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun. Tema keseluruhan berkaitan dengan hak azasi manusia.

Para pemenang mendapat hadiah uang tunai. Juara 1 bakal diganjar Rp 50 juta, Rp 30 juta untuk juara 2, dan Rp 20 juta bagi juara 3. Peserta diseleksi dari tingkat Polda untuk kemudian berlomba di Mabes Polri.

Dedi memastikan seluruh elemen masyarakat dapat ikut dalam rangkaian kegiatan lomba ini. Mulai dari mahasiswa, buruh, tani, dan elemen masyarakat lain.

Lomba dapat diikuti oleh satu tim yang terdiri 5 sampai 15 orang. Pendaftaran lomba dibuka 25 – 30 November 2021.

Dedi mengklaim kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghormati dan menghargai aspirasi masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Pasal 28 UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

Polri selalu menghormati dan menghargai hak asasi manusia dalam bentuk mengawal demokrasi dengan melindungi warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum,” ujarnya.

Sebelumnya, Polri menggelar lomba mural yang memperebutkan piala Kapolri pada 31 Oktober lalu. Saat itu kepolisian mempersilahkan peserta lomba mengkritik Korps Bhayangkara maupun masalah lain.

Dalam kejuaraan itu, Juara 1 mendapat Rp 50 juta, juara 2 sebanyak Rp20 juta, untuk Juara 3 mengantongi Rp20 juta.

Sumber: CNN Indonesia